Sholat Sunnah yang Dianjurkan Saat Umroh, Lengkapi Ibadah di Tanah Suci

Kategori : Umrah, Informasi, Haji, Tips, Ditulis pada : 20 Agustus 2026, 09:33:45

Attin Tour sholat sunnah.png

Umroh bukan hanya tentang melaksanakan thawaf, sa’i, dan tahallul. Selama berada di Tanah Suci, jamaah juga memiliki kesempatan yang sangat luas untuk memperbanyak ibadah, salah satunya dengan melaksanakan sholat sunnah. Suasana Masjidil Haram dan Masjid Nabawi yang penuh dengan jamaah dari berbagai penjuru dunia menjadi momentum berharga untuk memperbanyak amal ibadah. Selain sholat wajib berjamaah, jamaah dapat mengisi waktu dengan berbagai sholat sunnah sesuai kemampuan dan tuntunan syariat.

Berikut beberapa sholat sunnah yang dapat dikerjakan selama perjalanan umroh.

  1. Sholat Tahiyatul Masjid

Sholat Tahiyatul masjid adalah sholat sunnah yang dikerjakan ketika seseorang memasuki masjid sebelum duduk. Sholat sunnah dilakukan 2 Rakaat

Niat : “Ushalli tahiyyatal masjidi rak’ataini sunnatan lillahi ta’ala”

Rasulullah SAW bersabda:

“Apabila salah seorang di antara kalian masuk masjid, maka janganlah ia duduk sampai ia melaksanakan sholat dua rakaat.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Saat memasuki Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi, jamaah dapat mengerjakan tahiyatul masjid sebelum duduk, selama memungkinkan dan tidak sedang melakukan thawaf.

 

  1. Sholat Dhuha

Sholat Dhuha merupakan sholat sunnah yang dikerjakan setelah matahari terbit hingga menjelang masuk waktu Zuhur. Sholat Dhuha merupakan sholat sunnah pagi untuk memohon rezeki dan keberkahan, dilakukan minimal 2 rakaat, maksimal 12 rakaat.

Niat :” Ushalli sunnatadh-dhuha rak’ataini lillahi ta’ala”

Rasulullah SAW bersabda:

“Pada setiap pagi, setiap persendian salah seorang di antara kalian wajib bersedekah...”

Kemudian Rasulullah SAW menjelaskan bahwa dua rakaat Dhuha dapat mencukupi hal tersebut.
(HR. Muslim)

Sholat Dhuha menjadi salah satu amalan yang dapat mengisi waktu luang dengan ibadah yang sederhana namun memiliki keutamaan besar.

 

  1. Sholat Taubat

Setiap manusia tidak luput dari kesalahan. Berada di Tanah Suci dapat menjadi momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon ampun atas dosa-dosa yang telah dilakukan. Sholat Taubat umumnya dikerjakan dua rakaat, kemudian dilanjutkan dengan memperbanyak istighfar dan memohon ampun kepada Allah SWT.

Niat : “Ushalli sunnatat-taubati rak’ataini lillahi ta’ala”

Allah SWT berfirman:

“Dan bertaubatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung.”
(QS. An-Nur: 31)

Jadikan perjalanan umroh bukan hanya perjalanan fisik menuju Baitullah, tetapi juga perjalanan untuk memperbaiki diri.

 

  1. Sholat Qabliyah

Sholat Qabliyah adalah sholat sunnah yang dikerjakan sebelum sholat wajib tertentu.

Niat : “Ushalli sunnataz-zuhri (sesuaikan dengan waktu sholat nya) rak’ataini qobliyatan lillahi ta’ala”

Di antara yang sangat dianjurkan adalah dua rakaat sebelum Subuh. Rasulullah SAW bersabda:

“Dua rakaat sholat sunnah Fajar lebih baik daripada dunia dan seisinya.”
(HR. Muslim)

Bayangkan kesempatan melaksanakan sholat sunnah sebelum Subuh di Masjid Nabawi atau Masjidil Haram. Suasana tersebut tentu menjadi pengalaman spiritual yang sangat berharga.

 

  1. Sholat Ba'diyah

Sholat Ba'diyah merupakan sholat sunnah yang dilakukan setelah sholat wajib tertentu. Di antaranya adalah sholat sunnah setelah Zuhur, Maghrib, dan Isya sesuai tuntunan sholat rawatib.

Niat : “Ushalli sunnataz-zuhri (sesuaikan dengan waktu sholat) rak’ataini ba’diyyatan lillahi ta’ala”

Selama berada di Tanah Suci, jamaah dapat memanfaatkan waktu setelah sholat fardhu untuk melaksanakan sholat sunnah rawatib sesuai kemampuan.

 

  1. Sholat Jenazah

Salah satu pemandangan yang cukup sering dijumpai di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi adalah pelaksanaan sholat jenazah setelah sholat fardhu. Sholat jenazah merupakan fardhu kifayah. Mengikuti sholat jenazah memberikan kesempatan kepada jamaah untuk mendoakan sesama Muslim. Sholat Jenazah tidak ada rakaat, dilakukan dengan 4 kali takbir tanpa rukuk dan sujud.

Niat : “Ushalli ‘ala hadzal-mayyiti arba’a takbiratin lillahi ta’ala

Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa mengikuti jenazah hingga disholatkan, maka baginya satu qirath...”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Karena itu, apabila ada pelaksanaan sholat jenazah dan jamaah mampu mengikutinya, ini dapat menjadi kesempatan beramal selama berada di Tanah Suci.

 

  1. Sholat Tahajud

Malam hari di Tanah Suci dapat menjadi waktu yang sangat istimewa untuk bermunajat kepada Allah SWT. Sholat Tahajud dikerjakan pada malam hari setelah tidur. Waktu yang paling utama adalah sepertiga malam terakhir.

Niat : “Ushalli sunnatat-tahajjudi rak’ataini lillahi ta’ala”

Allah SWT berfirman:

“Dan pada sebagian malam, lakukanlah sholat tahajud sebagai suatu ibadah tambahan bagimu...”
(QS. Al-Isra: 79)

Tidak perlu memaksakan jumlah rakaat. Kerjakan sesuai kemampuan dan kondisi tubuh agar tidak mengganggu kesehatan maupun rangkaian ibadah lainnya.

 

  1. Sholat Hajat

Sholat Hajat dikenal sebagai sholat sunnah yang dikerjakan ketika seorang Muslim memiliki kebutuhan dan ingin memohon pertolongan kepada Allah SWT. Sholat Hajat dilakukan minimal 2 rakaat. Jamaah dapat menggunakan kesempatan berada di Tanah Suci untuk memperbanyak doa dan memohon kebaikan untuk diri sendiri, keluarga, serta orang-orang yang dicintai.

Namun, perlu dipahami bahwa tidak ada ketentuan khusus bahwa sholat Hajat harus dilakukan di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. Yang utama adalah berdoa kepada Allah dengan penuh ketundukan dan keyakinan.

Niat : “Ushalli sunnatal-hajati rak’ataini lillahi ta’ala”

 

  1. Sholat Tasbih

Sholat Tasbih merupakan sholat sunnah yang dikenal dalam literatur fikih sebagai salah satu amalan tambahan. Sholat Tasbih dilakukan 4 rakaat.

Niat : “Ushalli sunnatat-tasbihi arba’a rak’ataini lillahi ta’ala”

Namun, terdapat perbedaan pendapat ulama mengenai kekuatan hadits yang menjadi dasar sholat Tasbih. Karena itu, jamaah sebaiknya mengikuti bimbingan ustadz atau pembimbing ibadah yang dipercaya. Jika memilih mengerjakannya, jangan sampai sholat Tasbih membuat tubuh terlalu lelah sehingga mengurangi kemampuan melaksanakan ibadah wajib dan sunnah lainnya.

 

  1. Sholat Witir

Sholat Witir merupakan salah satu sholat sunnah yang sangat dianjurkan. Witir menjadi penutup rangkaian sholat malam dengan jumlah rakaat ganjil. Minimal 1 rakaat, umumnya 3 rakaat..

Niat : “Ushalli sunnatal-witri rak’atan lillahi ta’ala”

Rasulullah SAW bersabda:

“Jadikanlah sholat kalian yang terakhir pada malam hari adalah witir.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Jamaah dapat mengerjakan Witir setelah Tahajud atau setelah sholat malam lainnya. Jika khawatir tidak dapat bangun pada akhir malam, Witir dapat dikerjakan sebelum tidur.

 

Jadikan Umroh sebagai Momentum Mendekat kepada Allah

Bayangkan setiap pagi membuka mata di Madinah, berjalan menuju Masjid Nabawi, melaksanakan sholat berjamaah, memperbanyak dzikir, lalu melanjutkan ibadah hingga malam. Atau berada di Masjidil Haram, memandang Ka'bah, kemudian bersujud dan memanjatkan doa-doa yang selama ini tersimpan di dalam hati.

Attin Tour hadir untuk mendampingi perjalanan ibadah Anda menuju Tanah Suci dengan pelayanan yang nyaman, pendampingan, serta program umroh yang disiapkan untuk membantu jamaah menjalani perjalanan dengan lebih tenang.

Mulai dari persiapan keberangkatan, manasik, perjalanan, hingga pendampingan selama di Tanah Suci, kami siap menemani setiap langkah Anda.

Jangan hanya bermimpi untuk bersujud di depan Ka'bah. Saatnya mulai mempersiapkan perjalanan menuju Baitullah.

📩 Yuk, wujudkan perjalanan umroh Anda bersama ATTIN TOUR
Nikmati pengalaman ibadah yang nyaman, aman, dan penuh keberkahan di Tanah Suci.

Whatsapp

📞 (+62 812-9797-7618)

Alamat Kantor

📌 ATTIN TOUR GEMPOL          : Jl.Gempol Raya No.2 Ceger Cipayung, Jakarta Timur

📌 ATTIN TOUR CIBUBUR          : Jl.Lapangan Tembak No.39 Cibubur, Jakarta Timur

 

Daftar Haji Khusus Disini !!

Cek Paket Umroh Terupdate Disini !!

Cek Paket Wisata Terupdate Disini !!

Cari Blog

10 Blog Terbaru

10 Blog Terpopuler

Kategori Blog

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id